Hai ketemu lagi dengan saya, seorang petualang dengan modal nekad. Kemarin 1 agustus aku putuskan untuk berangkat otw ke daerah dieng. Bisa dikatakan nekad karena berangkatnya sendiri, tidak tau arah dan juga selalu tersenyum manis pada orang-orang hahaha (bercanda mode: on). Bermodal pencarian jalur dari maps, sudah aku tentukan bahwa akan melewati Bandar.
Aku dengan tunggangan kesayangan otw Bandar dan jalan yang dilalui ternyata banyak yang rusak dan belum diaspal alias berbatu. Entah daerah mana di kebun teh itu jalanan masih dalam bentuk bebatuan yang disusun. Tapi pemandangannya itu lho yang rasanya ingin setiap tarikan gas motor selalu ingin berhenti dan melihat pemandangannya. Tanjakannya serem banget bahkan berapa kali motor harus masuk gigi 1 dan mati mesin ketika melintasi tanjakan.
Sekarang saat di kawasan dieng, aku berkunjung ke kawasan candi, sikidang dan telaga warna. Disini hawanya berbeda dengan daerah pantura, sejuk banget. Meskipun sebentar tapi bener-bener berkesan, berkesan perjalanannya hahaha.
Lelah ketika aku putuskan lewat kab. Pekalongan. Jalannya itu lho yang berasa seperti lagi downhill. Yah jalanan berliku dengan tebing curam.