Aku masih ingat dulu saat diajak ke pantai ini. Dulu saat
masih SD dan lagi main PS di rental dekat pasar langsung saja ada yang mengajak
ke Sigandu. Ya diiyain aja, lagian jaman masih kecil semuanya terasa mudah
dengan segala sesuatunya dibayarin wkwkwkwk. Oke-oke saja sih walaupun
meninggalkan beberapa menit di rental untuk dilanjutkan keesokan harinya. Tapi
itu dulu, sekarang aku ke Pantai Sigandu hanya seorang diri. Tujuan utama
adalah membeli sepatu baru di Toko Surototo. Yah karena sudah tidak ada yang
dilakukan, akhirnya inisiatif ke Pantai Sigandu aja(July 19, 2016). Jalan
sekarang aksesnya lebih mudah daripada dulu terakhir melewatinya. Dengan tiket
masuk 3000 rupiah dan 1000 buat parkir, berjalan sebentar ke utara dan berhenti
di pinggir pantai. Banyak yang berubah dari Pantai Sigandu. Namun pemandangan
yang aku lihat masih sama seperti dulu, seperti anak kecil yang bermain air,
pasir hitamnya dan pelabuhannya juga. Namun sekarang sudah banyak bangunan di
sekitar pantai. Memandangi sekitar sejenak untuk mencari jejak apa yang telah
berubah dari waktu terakhir aku mengunjunginya.
Selesai dengan pantai, kini mencoba ke jalan baru penghubung
antara Sigandu dan Ujungnegoro. Mengendarai motor dengan kecepatan rata-rata 45
km/jam, mencoba menikmati suasana pantai. Namun matahari tenggelam pada saat
melewati jalan baru sepertinya malu karena berlindung di balik awan. Lanjut
saja perjalanan dan banyak juga muda-mudi di pinggir jalan. Yah segitu aja sih
hal menarik dari posting kali ini wkwkwkwk











Tidak ada komentar:
Posting Komentar